Cium, Raba dan Pegang-pengangan

Diposkan oleh Hariestelle

Cium, Raba dan Pegang-pengangan - Selamat datang pada halaman baru kami Hariestelle , Berikut adalah halaman yang akan mengulas beberapa info-info menarik untuk anda simak dan ikuti. Serta ulasan-ulasan spesial dari dalam dan luar negeri. Yang kami rangkum dan olah secara rinci agar dapat kami suguhkan untuk anda. Isi hari-hari anda dengan informasi-informasi baru dan bermanfaat,agar wawasan dan pengetahuan anda luas seluas info postingan kami. Selamat membaca isi postingan ini,berikut adalah beberapa pilihan postingan terbaru yang kami hadirkan dalam judul Cium, Raba dan Pegang-pengangan . Masih dalam kasus pergaulan bebas. Seorang pemuda lajang dan pasangan kencannya, gadis abg direndam dalam air tambak. Kemarahan penduduk Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe ini dipicu setelah kedua pelaku kepergok berbuat mesum.

Peristiwa di siang bolong, sekitar pukul 11.00 WIB, kala empunya rumah tak berada di tempat, karena sedang melancong ke Jakarta. Untuk menjaga keamanan rumah, sang majikan menyuruh pembantunya, Adi (25) tinggal di TKP.

Pria asal Desa Masen, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe tersebut tak menyia-nyiakan kesempatan emas. Ia lantas memanggil pacarnya, SY (16) dari Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe guna memadu kasih bersama. Agar tak dicurigai masyarakat, si gadis disuruh datang saat siang menjelang.

Naas bagi kedua sejoli ini, aksi mereka tetap saja terendus. Beberapa pemuda setempat melihat, ada perempuan tak dikenal tiba di TKP. Sebelumnya sempat dibiarkan, namun setelah beberapa lama tak kunjung keluar. Sehingga massa langsung berkumpul dan menggerebek rumah tersebut.

Bahkan Adi awalnya sempat bersumpah-sumpah membawa nama Tuhan, agar perbuatannya tak terungkap. Warga tak percaya begitu saja, menerobos masuk ke dalam kamar. Yang dicari semula tak ditemukan. Tapi apes ketika dilihat ke bawah ranjang, ternyata Sy sedang meringkuk dalam kondisi ketakutan.

Merasa telah ditipu mentah-mentah, penduduk Desa Panggoi pun mengamuk. Mereka menarik Adi dan menghajarnya sampai bonyok. Bahkan pasangannya juga diarak ke arah tambak desa, guna dimandikan bersama-sama karena telah berbuat cabul.

Kepala Satpol PP dan WH Lhokseumawe Drs Azwar Abda melalui Kasi Penindakan Pelanggaran Syariat Islam Karimuddin, pihaknya kesulitan untuk menerobos ke tambak.

"Kami sulit menembus lokasi, lantaran warga mengamuk dan menahan petugas agar tidak masuk. Berkat komunikasi intensif, kedua pelaku berhasil dibawa dari TKP. Adi dalam kondisi terluka usai dipukuli warga, sedangkan teman wanitanya basah kuyup dimandikan air tambak," kata Karimudin.

Ia menambahkan, untuk sementara Adi belum bisa dimintai keterangan karena pemuda tersebut masih diopname di salah satu rumah sakit di Lhokseumawe. Saat dibawa ke markas, Adi mengalami luka dibagian bibir dan memar-memar, sementara pasangan wanitanya hanya direndam saja.

Kepada petugas, SY mengaku dijemput oleh Adi dan selama berada di rumah tersebut keduanya hanya sekedar cium, raba dan pegang-pengangan saja.

“SY mengaku hanya sekedar ciuman dan raba-rabaan dengan pacarnya Adi.Ttidak sampai berhubungan badan dan saat ini gadis yang baru tamat SMP, sudah kita titipkan di rumah Kadus di desanya,” pungkas Karimuddin.
Demikian info kali ini,Semua yang ada di dunia ini adalah ciptaan-Nya dan semua akan kembali pada-Nya. Karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dan kami bukanlah makhluk yang sempurna,jadi jika kami ada kekeliruan atau ada kesalahan yang membuat anda tidak nyaman atau merasa dirugikan,kami benar-benar minta maaf,kami tidak bermaksud untuk seperti itu. Di sini kita saudara. Jangan bosan-bosan kawan untuk berkunjung di halaman kami,Kami ucapkan terima kasih telah berkunjung ke halaman kami yang telah mengulas tentang Cium, Raba dan Pegang-pengangan dalam halaman yang sederhana tapi patut untuk anda simak dalam Hariestelle.Blogspot.Com Rating 5.0
Logo Design by FlamingText.com

Thanks For Visit - Hariestelle Page

Artikel Terkait