Pemerkosaan Kolor Ijo

Diposkan oleh Hariestelle

Pemerkosaan Kolor Ijo - Hariestelle Selalu memberikan artikel yang bermanfaat untuk anda.karena Hariestelle adalah halaman yang mengulas beberapa info-info menarik untuk anda simak dan ikuti. Serta ulasan-ulasan spesial dari dalam dan luar negeri. Yang kami rangkum dan olah secara rinci agar dapat kami suguhkan untuk anda. Isi hari-hari anda dengan informasi-informasi baru dan bermanfaat,agar wawasan dan pengetahuan anda luas seluas info postingan kami. Selamat membaca isi postingan ini,berikut adalah beberapa pilihan postingan terbaru yang kami hadirkan dalam judul Pemerkosaan Kolor Ijo.

Waspadalah,kini terjadi lagi Pemerkosaan Kolor Ijo. Kejadian perkosaan berjuluk kolor ijo beraksi kembali. Setelah dua minggu lalu, sempat menghebohkan warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Kali ini korbannya MS (19) warga pesawahan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Hanya saja, perempuan yang tinggal di rumah kontrakan jalan Slamet Riyadi, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota setempat ini dikabarkan belum sempat diperkosa.
Meski oleh pelaku, korban sempat dibawa kabur ke areal pesawahan yang jaraknya sekitar 300 meter dari kontrakannya. Korban kini dalam pemeriksaan intensif Polresta setempat.

Ayah korban, Masito (55) kejadian ini berlangsung sekitar pukul 2.00 dini hari. Malam itu putrinya yang biasanya tidur berdua dengan teman kerjanya itu, sedang tidur sendirian.

Tiba-tiba lelaki bercadar dan berjaket hitam memasuki kamarnya. Merasa tidak kenal dengan lelaki yang ada didepannya, MR menjerit sekerasnya minta tolong.
Jeritan korban berhenti setelah pelaku yang bertubuh sedang, agak gemuk ini mengalungkan cluritnya ke leher korban.
Karyawan sebuah perusahaan swasta inipun dibawa keluar melalui cendela samping berteralis.

“Menurut anak saya, masuk dan keluarnya, ya lewat cendela itu,” terang Masito saat di Mapolresta.
Dengan ancaman clurit, putri kedua dari tiga bersaudara itu Kemudian dibawa ke pematang sawah yang ditanami jagung. Menurut pengakuan anaknya kepada Masito, korban belum sempat diperkosa.
MR bisa lolos dari perkosaan, lantaran korban mengaku kalau dirinya putri seorang maling.

Dimungkinkan, atas pengakuan korban, pelaku takut dan meninggalkan MR seorang diri.
Tetangga korban, Hamami dan Jubaidah, pemilik kos mengatakan korban datang ke kosannya sekitar pukul 3.30. Kondisinya gaun bawah yang dikenakannya dalam keadaan basah, sedang bajunya tidak dan tidak compang-camping.

Kanit Pidum, IPTU Windu Prio menjelaskan, dari penyelidikan sementara, kalau pelakunya sama dengan kejadian di Kelurahan kebonsari Wetan dan di tempat lain.
Pelaku dalam aksinya membawa clurit, bercadar, bejaket hitam serta ciri-cirinya juga sama. Pelaku bertubuh pendek agak gemuk dan berkumis dan belum sempat memperkosa korban.

Pemerkosaan Kolor Ijo
yang baru-baru ini meneror lagi. Membuat takut para warga,khususnya para kaum hawa. Mereka takut menjadi korban selanjutnya.

Demikian info kali ini,Semua yang ada di dunia ini adalah ciptaan-Nya dan semua akan kembali pada-Nya. Karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dan kami bukanlah makhluk yang sempurna,jadi jika kami ada kekeliruan atau ada kesalahan yang membuat anda tidak nyaman atau merasa dirugikan,kami benar-benar minta maaf,kami tidak bermaksud untuk seperti itu. Di sini kita saudara. Jangan bosan-bosan kawan untuk berkunjung di halaman kami,Kami ucapkan terima kasih telah berkunjung ke halaman kami yang telah mengulas tentang Pemerkosaan Kolor Ijo dalam halaman yang sederhana tapi patut untuk anda simak dalam Hariestelle Rating 5.0
Logo Design by FlamingText.com

Artikel Terkait